Kamis, 03 Juni 2010

Tugas Riset Akuntansi. "Jurnal"

TUGAS

RISET AKUNTANSI

JURNAL

NAMA : RIO FERDIANTO

NPM : 20207946

KELAS : 3EB03

UNIVERSITAS GUNADARMA

2010

STUDI KELAYAKAN USAHA UNTUK PENGEMBANGAN USAHA WARUNG INTERNET BORNEO.

Rio Ferdianto.20207946 (rriioo_rio@yahoo.com)

Abstrak - Keputusan investasi merupakan keputusan yang dibuat pada masa sekarang namun manfaatnya baru akan dirasakan pada masa yang akan datang, sehingga keputusan ini harus dilakukan secara hati-hati. Karena itu untuk memutuskan sebuah keputusan investasi diperlukan pertimbangan yang matang sebelum investasi tersebut dilakukan.

Pada penulisan ilmiah ini, penulis membahas tentang peranan metode-metode penilaian investasi dalam pengambilan keputusan investasi dengan menggunakan metode Payback Period, NPV, IRR dan ARR guna mengetahui peranan apakah keputusan yang diambil perusahaan dalam pembelian kapal bersifat ekonomis atau tidak.



BAB I

PENDAHULUAN

Latar Belakang

Kemajuan teknologi saat ini berkembang dengan sangat pesat, bahkan setiap detik yang kita lewati saat itu pula teknologi informasi akan cepat berubah. Saat ini teknologi informasi berjalan berdampingan sejalan dengan perkembangan manusia. Dengan kemajuan ini diperlukan adanya sarana informasi yang dapat memudahkan masyarakat untuk mendapatkan ataupun mengirimkan informasi yang ada, salah satunya adalah media internet.

Keberadaaan internet saat ini bukan hal asing lagi untuk masyarakat banyak. Tidak hanya digunakan oleh kalangan pembisnis saja, internet digunakan mulai dari instansi-instansi pemerintah, mahasiswa, bahkan pelajar pun sudah diperkenalkan dengan media internet sejak bangku sekolah dasar. Karena dengan adanya internet kita dapat mengefisiensikan waktu dan biaya, dengan fasilitas yang terdapat diinternet kita bias mendapatkan informasi sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Namun, tidaklah masyarakat yang memiliki internet, dikarenakan factor biaya. Untuk itu jasa-jasa rental internet dapat menjadi alternatif yang ada.

Banyaknya kebutuhan akan internet, memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat yang tentunya ingin menginvestasikan modalnya untuk membuka jasa penyewaan internet, salah satunya adalah Warnet Borneo. Warnet ini sudah berjalan sekitar 2 tahun, terhtung sejak tahun 2008. Dengan memperhatikan kebutuhan konsumen tentunya sangat memperhatikan beberapa aspek baik dari pemilihan tempat yang strategis misalnya didekat kampus, lingkungan sekolah, pemukiman masyarakat dan tentunya memberikan kenyamanan dengan menggunakan provider yang baik dengan fasilitas kenyamanan didalm warnet itu sendiri.

Dilihat dari banyaknya permintaan konsumen ini, Warnet Borneo ingin mengembangkan usaha dengan memperbanyak jumlah unit komputer. Dengan adanya pengembangan usaha ini, maka perlu dilakukan study kelayakan guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya jika telah melakukan penanaman modal yang cukup besar akan tetapi sejalan dengan berjalannya warnet tidak memperoleh keuntungan sebagaimana mestinya. Oleh karena itu, penulis ingin meneliti kelayakan pengembangan usaha tersebut dengan judul “STUDY KELAYAKAN USAHA UNTUK PENGEMBANGAN WARUNG INTERNET BORNEO”.

Rumusan dan Batasan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian ilmiah ini adalah apakah rencana pengembangan usaha dengan melakukan penambahan investasi baru berupa komputer pada warung internet Borneo di jln.Kayu Putih No 70, Pondok Cabe Udik, layak dilakukan dan dapat memberikan keuntungan ? Dimana dalam penelitian ini, penulis membatasi masalah pada aspek keuangan berupa penilaian investasi yang didasarkan pada data-data tahun 2009 dengan menggunakan metode Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), dan Profitabilility Index (PI).

Tujuan Penelitian

Tujuan dari penelitian ilmiah ini adalah untuk mengetahui layak tidaknya rencana pengembangan usaha memperbanyak jumlah unit computer.

Manfaat Penelitian

Manfaat Akademik

1. Bagi akademik, penulisan ini diajukan guna melengkapi syarat-syarat untuk mencapai gelar ekonomi setara sarjana muda pada Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma.

2. Bagi analis, penelitian ilmiah ini diharapkan dapat menunjang proses belajar studi kelayakan proyek bagi mahasiswa dan meningkatkan wawasan dan pengetahuan kita tentang pentingnya melakukan studi kelayakan sebelum mengembangkan usaha.

Manfaat praktis

1. Sebagai bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan berinvestasi untuk pengembangan usaha bagi badan usaha tersebut.

2. Sebagai bahan acuan untuk seseorang atau badan usaha lain dalam berinvestasi untuk mendirikan mau pun mengembangkan usahanya.

Metode Penelitian

Objek Penelitian

Objek penelitian dalam penulisan ilmiah ini adalah suatu badan usaha yang bergerak dibidang jasa penyewaan internet yaitu Warnet Borneo yang berlokasi Jln.Kayu Putih No 70, Pondok Cabe Udik.

Data / Variabel yang digunakan

Data yang digunakan dalam penelitian ini data sekunder yang berupa laporan keuangan warnet Borneo tahun 2009.

1.5.3 Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data / variable dan keterangan serta informasi yang relevan, maka penulis melakukan pengumpulan data dengan cara sebagai berikut :

1. Penelitian Lapangan

Penelitian ini dilakukan secara langsung terhadap objeknya guna mendapatkan data primer maupun data sekunder yang diperlukan untuk penelitian ilmiah ini.

2. Penelitian Pustaka

Penelitian ini dilakukan dengan cara mengumpulkan data melalui buku-buku yang ada didalam ataupun diluar perpustakaan sebagai landasan teoritis untuk menganalisa data yang diperoleh di lapangan.

1.5.4 Alat Analisis yang Digunakan

Dalam penulisan ilmiah ini, alat analisis yang digunakan adalah Payback Period (PP), Net Present Value (NPV), dan Profitability Index (PI).

LANDASAN TEORI

Pengertian Studi Kelayakan Bisnis

Menurut Husein Umar (2000 : 7), Studi kelayakan atau sering disebut studi kelayakan proyek adalah suatu penelitian tentang layak atau tidanya suatu proyek bisnis yang biasanya merupakan proyek investasi itu dilaksanakan.

Menurut Kasmir dan Jakfar, (2003 : 10) mengatakan, “Studi kelayakan bisnis adalah suatu kegiatan yang mempelajari secara mendalam tentang suatu kegiatan atau usaha bisnis yang akan dijalankan, dalam menentukan layak atau tidak usaha tersebut dijalankan”.

Sedangkan menurut Suratman, (2001 : 5) mengatakan, “Studi kelayakan proyek merupakan suatu studi untuk menilai proyek yang akan dikerjakan dimasa mendatang”. Penilaian disini tidak lain adalah memberikan rekomendasi apakah sebaiknya proyek yang bersangkutan layak dikerjakan ataukah sebaiknya ditunda dulu, mengingat kondisi mendatang penuh ketidakpastian.

Untuk menentukan layak atau tidak suatu usaha dapat dilihat dari berbagai aspek yang meliputi, aspek hukum, aspek pasar, dan pemasaran, aspek keuangan, aspek teknis / operasi, aspek manajemen, aspek ekonomi dan sosial serta aspek dampak lingkungan.

Ukuran kelayakan masing-masing jenis sangat berbeda-beda, misalnya antara usaha jasa dan usaha non-jasa, seperti pendirian hotel dengan usaha pembukaan perkebunan kelapa sawit atau usaha peternakan dengan pendidikan. Akan tetapi aspek-aspek yang digunakan untuk menyatakan layak atau tidaknya adalah sama, sekalipun bidang usahanya berbeda.

Pengertian keberhasilan ini dapat diartikan berbeda-beda. Dalam artian yang lebih terbatas, terutama dipergunakan oleh pihak swasta yang lebih berminat tentang manfaat ekonomis suatu investasi. Sedangkan dari pihak pemerintah atau lembaga non profit menguntungkan yang lebih relative seperti :

a. Manfaat bagi masyarakat luas dalam penyerapan tenaga kerja.

b. Pemanfaatan sumber daya tersebut.

c. Penghematan devisa serta penambahan devisa.

Pada umumnya suatu studi kelayakan proyek menyangkut tiga aspek yaitu manfaat ekonomis proyek (manfaat finansial) tersebut bagi proyek itu sendiri dengan maksud apakah proyek tersebut menguntungkan apabila dibandingkan dengan resiko proyek tersebut. Manfaat ekonomis proyek (manfaat ekonomi nasional) tersebut bagi negara tempat proyek itu dilaksanakan. Dan manfaat sosial proyek tersebut bagi masyarakat sekitar proyek.

Pengertian Aliran Kas (Cash flow)

Ada berbagai cara penilaian usulan investasi didasarkan pada aliran kas atau arus kas bukan pada keuntungan yang dilaporkan dalam buku. Menurut Kasmir dan Jakfar (2003 : 146) mengatakan, “Arus kas adalah jumlah uang yang masuk dan keluar perusahaan mulai dari investasi dilakukan sampai dengan berakhirnya investasi tersebut.

Uang masuk dapat berupa pinjaman dari lembaga keuangan atau hibah dari pihak tertentu, dapat juga diperoleh dari penghasilan atau pendapatan. Uag keluar merupakan sejumlah uang yang dikeluarkan perusahaan dalam suatu periode, yang merupakan biaya-biaya yang harus dikeluarkan perusahaan untuk berbagai keperluan yang berkaitan dengan kegiatan usaha.

Pentingnya kas akhir bagi investor jika dibandingkan dengan laba yang diterima perusahaan dikarenakan, kas yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan uang tunai sehari-hari. Kas yang digunakan untuk membayar kebutuhan berbagai kewajiban yang jatuh tempo. Dan kas juga dipergunakan untuk melakukan investasi kembali.

Menurut Suratman (2001 : 120) secara umum aliran kas dapat dikelompokan menjadi :

a. Aliran kas awal (intial cash flow) adalah aliran kas keluar dalam rangka untuk keperluan aktiva tetap dan penentuan besarnya modal kerja pada awal periode investasi.

b. Aliran kas operasional (operational cash flow) berasal dari operasi perusahaan yang meliputi kas masuk dan aliran kas keluar. Aliran kas masuk berasal dari penjualan sedangkan aliran kas keluar adalah kas yang dikeluarkan untuk membayar operasional.

c. Aliran kas sisa (terminal cash flow) menunjukan aliran kas pada terakhir umur ekonomis.

Penyusutan = Investasi

Umur ekonomis


Metode Payback Period (PP)

Metode payback period (PP) merupakan teknik penilaian terhadap jangka waktu (periode) pengembalian investasi suatu proyek atau usaha. (Kasmir dan Jakfar, 2003 : 154) Sedangkan menurut (Suratman, 2001 : 129) “Payback Period merupakan teknik untuk menentukan layak atau tidak usulan proyek investasi cekup dengan membandingkan antara waktu pengambilan jumlah dana untuk investasi dengan umur ekonomis proyek. Perhitungan ini dapat dilihat dari perhitungan kas bersih (proceed) yang diperoleh setiap tahun.

Nilai kas bersih merupakan penjumlahan laba setelah pajak ditambah dengan penyusutan (dengan catatan jika investasi 100% menggunakan modal sendiri. Apabila kas setiap tahun sama, maka :


Investasi

Payback Period = x 12 bulan

Kas bersih per tahun



Jadi criteria penilaian pada metode payback period ini adalah :

- Jika payback periodnya lebih kecil ( < ) dari waktu maksimum yang diisyaratkan maka proyek diterima.

- Jika payback periodnya lebih besar ( > ) atau lebih lama dari waktu maksimum yang diisyaratkan proyek ditolak.

Metode Net Present Value (NPV)

Dalam teknik ini untuk mengetahui apakah suatu usaha proyek investasi layak dilaksanakan atau tidak dengan cara membandingkan antara PV kas bersih (PV of proceed) dengan PV investasi (capital outlays) selama umur investasi. Selisih antara nilai kedua PV tersebutlah yang kita kenal dengan Net Present value (NPV). Kasmir dan Jakfar, 2003 : 157)

Untuk menghitung NPV, terlebih dulu kita harus berapa PV kas bersih. PV perusahaan selama umur investasi tertentu.


Kas Bersih1 Kas bersih2 Kas bersih

NPV = + + ………..+ - Investasi

(1+r) (1+r)2 (1+r)n



Kriteria penilaian NPV adalah :

- Jika NPV positif, maka investasi diterima.

- Jika NPV negative, maka investasi ditolak.

Metode Profitability Index (PI)

Profitability Index (PI) atau benefit and cost ratio (B/C Ratio) merupakan rasio aktifitas dari jumlah nilai sekarang penerimaan bersih dengan nilai sekarang pengeluaran investasi selama umur ekonomis. (Kasmir dan Jakfar, 2003 : 163).

Rumus yang digunakan untuk mencari PI adalah :


∑ PV Kas Bersih

PI = x 100%

∑ PV Investasi



Kriteria untuk Profitability Index adalah :

- Jika PI lebih besar ( > ) dari 1, maka investasi diterima.

- Jika PI lebih kecil ( < ) dari 1, maka investasi ditolak.

METODOLOGI PENELITIAN

Objek Penelitian

Objek penelitian dalam penelitian ilmiah ini adalah suatu badan usaha yang bergerak dibidang jasa penyewaan internet yaitu Warnet Borneo yang berlokasi di Jln.Kayu Putih No 70, Pondok Cabe Udik.

Data

Data yang digunakan dalam peelitian ini agar lebih akurat, maka penulis menggunakan data investasi, data pendapatan, data keuntungan dan tingkat suku bunga.



Metode Pengumpulan Data

Metode pengumpulan data dan keterangan serta informasi yang relevan, maka penulis melakukan pengumpulan data dengan cara sebagai berikut :

· Penelitian lapangan

Teknik yang digunakan dalam metode pengumpulan data adalah :

a) Observasi dilakukan dengan melakukan pengamatan terhadap objek yang diteliti secara berkesinambungan.

b) Wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi secara langsung terhadap objek yang diteliti.

PEMBAHASAN

Objek dan Data Penelitian

Objek Penelitian

Warung internet Borneo didirikan pada tanggal 21 Januari 2008 yang terletak di Jln.Kayu Putih No 70, Pondok Cabe Udik. Dengan berdirinya Warnet Borneo ini, sangat membantu mahasiswa, pelajar, bahkan masyarakat, mengingat pendirian Warnet Borneo juga sangat didukung oleh pengguna media elektronik. Lokasi pendirian warnet ini berdekatan dengan SD. Dharma Karya, dan lingkungan masyarakat. Sehingga Warnet Borneo dapat memfasilitasi semua golongan pengguna internet.


Data Penelitian

Data Investasi Warnet Borneo

  1. Rincian Investasi Rp. 17.500.000,00

a. Pembelian 4 unit komputer P4+Aksesoris Rp. 14.000.000,00

b. Pembelian meja komputer Rp. 1.000.000,00

c. Pembelian Headset Rp. 400.000,00

d. Pembelian Printer Laser Jet Rp. 1.000.000,00

e. Pembelian Tinta dan Kertas Rp. 100.000,00

f. Biaya lain-lain Rp. 1.000.000,00


Total pengeluaran modal Rp. 17.500.000,00

1. Dalam 1 hari rata-rata konsumen menyewa computer 6 jam

2. Komputer yang tersedia ada 4 (Empat) unit.

3. Biaya sewa Rp. 3000,00 / jam.

4. Umur ekonomis diperkirakan selama 4 tahun.

5. Nilai residu + nilai residu pengembangan sebesar Rp. 5.500.000,00

6. Modal diperkirakan akan kembali dalam jangka waktu 2 tahun.


Menentukan Pemasukan dan Rata-Rata Pengeluaran Warnet

Dari data diatas dapat dicari rata-rata pemasukan dan pengeluaran warnet tiap bulannya sebagai berikut.


· Rata-rata pemasukan tiap bulan

- Pendapatan

o Komputer

= Rp. 3.000,00 X 4 unit komputer = Rp. 12.000,00

= Rp. 12.000,00 X 6 jam = Rp. 72.000,00/hari

= Rp. 72.000,00 X 30 hari = Rp. 2.160.000,00

o Print

Print/hari

Rp. 700,00 X 50 lembar = Rp. 35.000,00

Print/bulan

Rp. 35.000,00 X 30 hari = Rp. 1.050.000,00

Total Pendapatan perbulan

= Rp. 2.160.000,00 + Rp. 1.050.000,00 = Rp. 3.210.000,00

· Rata-rata pengeluaran tiap bulan

- Biaya gaji Rp. 300.000,00

- Biaya rata-rata listrik Rp. 400.000,00

- Biaya rata-rata telephone Rp. 600.000,00

- Biaya Operasional Rp. 200.000,00

- Biaya lain-lain Rp. 1.000.000,00

+

Rata-rata pengeluaran = Rp. 2.500.000,00

-

Rata-rata pendapatan bersih tiap bulan = Rp. 710.000,00

Keuntungan bersih tiap bulan

Rp. 710.000,00 X 12 bulan = Rp. 8.520.000,00

Pengembangan Warnet

Initial investment ( Capital Outlay )

1. Pembelian 3 unit computer Rp. 10.500.000,00

2. Pembelian meja komputer Rp. 750.000,00

3. Renovasi tempat Rp. 2.500.000,00

(+)

Total pengembangan investasi Rp. 13.750.000,00

Investasi Awal sebesar Rp. 17.500.000,00

Pengembangan investasi sebesar Rp. 13,500.000,00 (+)

Total Investasi Warnet sebesar Rp. 31.250.000,00


Dari data diatas dapat dicari rata-rata pemasukan dan pengeluaran warnet tiap bulannya setelah dilakukan penambahan unit sebagai berikut.


· Rata-rata pemasukan tiap bulan

- Pendapatan

o Komputer

= Rp. 3000,00 X 7 unit komputer = Rp. 21.000,00

= Rp. 21.000,00 X 6 jam = Rp. 126.000,00

= Rp. 126.000,00 X 30 hari = Rp. 3.780.000,00

o Print

= Rp. 700,00 X 60 lembar = Rp. 42.000,00

= Rp. 42.000,00 X 30 hari = Rp. 1.260.000,00

Total Pendapatan Per bulan

= Rp. 3.780.000,00 + Rp. 1.260.000,00 = Rp. 5.040.000,00

· Rata-rata pengeluaran tiap bulan

- Biaya gaji Rp. 300.000,00

- Biaya rata-rata listrik Rp. 400.000,00

- Biaya rata-rata telephone Rp. 600.000,00

- Biaya Operasional Rp. 500.000,00

- Biaya lain-lain Rp. 200.000,00

(+)

Rata-rata pengeluaran = Rp. 2.000.000,00

-

Rata-rata pendapatan bersih tiap bulan = Rp. 3.040.000,00

Keuntungan bersih tiap tahun

Rp. 3.040.000,00 X 12 bulan = Rp. 36.480.000,00

Tabel 1

TABEL INVESTASI

KETERANGAN

JUMLAH

HARGA/UNIT

TOTAL

( dalam Rupiah )

( dalam Rupiah )

Komputer

7 unit

3.500.000,00

24.500.000,00

Meja

7 unit

250.000,00

1.750.000,00

Renovasi Tempat

-

-

2.500.000,00

Headset

4 unit

100.000,00

400.000,00

Printer Laser Jet

1 unit

1.000.000,00

1.000.000,00

TOTAL AKTIVA

30.150.000,00

Sumber data Warnet Borneo, 2009


Menentukan Proceed Warnet Borneo

Perkiraan depresiasi warnet Borneo tiap tahun, di hitung dengan menggunakan Metode Garis Lurus

Depresiasi tahun pertama (tahun 2009)


1

D = (31.250.000-5.500.000)

4

= 0.25 x 25.750.000

= 6.437.500

Tabel 2

Skedul Depresiasi Warnet Metode Garis Lurus

Akhir Tahun

Depresiasi

Akumulasi depresiasi

Nilai investasi

(RP)

(RP)

(RP)

-

-

31.250.000

2008

6.437.500

6.437.500

24.812.500

2009

6.437.500

13.500.000

18.375.000

Sumber data Warnet Borneo, 2009


Karena warnet tidak dipungut pajak dan bunga. Maka pajak dan bunga terhadap warnet tidak dihitung (sama dengan nol).


Perkiraan Aliran kas / Proceed Tiap tahun dalam Rupiah.

Proceed 2009 = 24.812.500 + (0 + 6.437.500 + 0 )

= 31.250.000

Proceed 2010 =18.375.000 + (0 + 12.875.000 + 0 )

= 31.250.000


Menilai kelayakan Pengembangan Usaha Warnet

Pengelola warnet Borneo memperkirakan dana yang diinvestasikan akan kembali dalam jangka waktu 1 tahun dengan tingkat bunga 10%. Untuk itu penulis mencoba untuk menilai investasi tersebut dengan menggunakan 3 metode penilaian investasi pada aktiva tetap, yang pertama yaitu.

Metode Payback Period

Pada metode Payback Period waktu adalah sebagai hasil dari metode ini. Jika diketahui investasi netto usaha ini adalah Rp. 31.250.000. Maka pengembaliannya akan diperhitungkan sebagai berikut :


Rumus = PV Investasi x 12 Bulan

Proceed

Rp. 31.250.000,00

T = x 12 Bulan

Rp. 31.250.000,00

T = 1 x 12 Bulan

T = 12 Bulan


Jadi pengembangan usaha yang akan pemilik warnet lakukan dapat diterima karena dana yang diinvestasikan sudah kembali dalam jangka waktu 12 bulan berarti Pengembalian hasil investasi sudah dapat dipastikan selama 1 tahun.

Metode Net Present Value

Metode Net Present Value adalah metode yang mempertimbangkan nilai waktu uang pada aliran kas yang terjadi. Untuk menghitungnya harus ditentukan tingkat bunga terlebih dahulu.


Tabel 3

Perhitungan NPV atas dasar tingkat bunga 10 %

Tahun

Tingkat Bunga

Proceeds

Present Value

10%

(RP)

Proceeds (RP)

2008

0.909

31.250.000

28.406.250

2009

0.826

31.250.000

25.812.500

Jumlah

54.218.750

Sumber data primer yang diolah, 2009

NPV = Rp. 54.218.750 – Rp. 31.250.000

= Rp. 22. 968.750


Karena perhitungan Net Present Value bernilai positif Maka investasi tersebut dapat diterima dan layak.

Agar perhitungan Net Present Value lebih akurat dapat diuji dengan Profitability Index. Dapat dicari dengan membagi nilai sekarang Proceed dengan nilai sekarang Outlays.

Profitability Index

Layak tidaknya suatu proyek untuk dilaksanakan dapat pula diketahui dengan cara menganalisa tingkat profitabilitasnya (Profitability Index), apabila tingkat profitabilitas <> 1,00 maka investasi warnet Borneo diterima.


PI = PV Proceed

PV Outlays

Rp. 54.218.750,00

PI =

Rp. 31.250.000,00

PI = 1.735


Jadi investasi layak dan dapat diterima, karena nilai Profitability Index lebih besar dari 1 (satu).


Tabel 7

Rangkuman Hasil Penelitian

No

Metode

Hasil

Keterangan

1

Payback Period

12 bulan

Pada metode ini Payback Period waktu adalah sebagai hasil dari metode ini

2

NPV

Rp. 22.968.750

Jika NPV Positif diterima berlaku sebaliknya

3

PI

1.735

Hasil penelitian menunjukkan lebih dari 1 maka diterima


PENUTUP

Kesimpulan

Berdasarkan hasil pembahasan yang telah dilakukan maka penulis memperoleh hasil sebagai berikut :

  1. Payback Period (PP), maka investasi dapat dikembalikan dalam jangka waktu 1 tahun / 12 bulan, dan karena Payback Period nya lebih kecil dari waktu yang ditentukan, maka investasi diterima.
  2. Net Present Value (NPV), diperoleh hasil perhitungan yaitu sebesar Rp. 22. 968.750. Dan karena nilai nya positif, maka investasi diterima
  3. Profitability Index (PI), diperoleh hasil yaitu sebesar 1,735. Oleh karena hasil nya lebih dari 1, maka investasi tersebut diterima.

Dari hasil perhitungan aspek keuangan tersebut, penulis menarik kesimpulan bahwa pengembangan usaha penambahan jumlah unit komputer Warnet Borneo di Jln.Kayu Putih No 70, Pondok Cabe Udik tersebut dapat diterima.

Saran-Saran

Setelah diadakannya penelitian dan analisa mengenai layak atau tidaknya investasi dapat dikatakan diterima. Namun apabila perusahaan ingin melakukan pengembangan jumlah unit computer harus didukung dengan kelayakan investasi yang akan dilakukan dan kemampuan manajemen yang baik agar bias berjalan dengan baik dan mampu bersaing dengan usaha yang telah ada.

Daftar Pustaka

Riyanto, Bambang, 2000. Dasar-dasar Pembelanjaan Perusahaan, edisi 4, Yogyakarta : BPFE

Umar, Husein, 2000.Studi Kelayakan Bisnis,Jakarta : gramedia Pustaka

Kasmir dan Jakfar, 2003, Studi Kelayakan Bisnis, Edisi Ke-1, Kencana, Bogor.

Suad Husnan dan Swarsono Muhammad, 2000, Studi Kelayakan Proyek, Edisi Ke-4, UPP AMP YKNP, Yogyakarta

Syamsudin Lukman, Manajemen Keuangan Perusahaan, Jakarta : Penerbit Raja Grafindo Persada. 2002.

Kamis, 20 Mei 2010

Selain Facebook, YouTube Juga Diblokir

ISLAMABAD, KOMPAS.com - Pemerintah Pakistan tidak hanya memblokir Facebook setelah protes yang meluas atas munculnya halaman yang memuat kontes gambar kartun Nabi Muhammad. Hal tersebut, kata pejabat resmi negeri itu, Kamis (20/5/2010), untuk mencegah ditayangkannya materi-materi yang menghina agama.

Pemblokiran itu dilakukan beberapa jam setelah Rabu kemarin Otoritas Telekomunikasi Pakistan (PTA) memerintahkan penyedia layanan Internet untuk menutup akses ke situs jejaring sosial Facebook. Wahaj-us-Siraj, CEO Nayatel, sebuah perusahaan penyedia jasa Internet, mengatakan bahwa PTA telah mengeluarkan perintah Rabu tengah malam untuk memblokir YouTube secepatnya.

"Itu adalah perintah yang serius karena mereka meminta kami melakukan itu secepatnya dan segera memberitahukan (pemblokiran) itu kepada mereka," katanya. YouTube sebelumnya pernah diblokir selama setahun di negara muslim itu pada 2007 karena menayangkan vide-video yang mereka sebut tidak islami.

Seorang pejabat PTA yang menolak menyebutkan jati dirinya mengatakan bahwa tindakan itu diambil setelah otoritas Pakistan menilai beberapa karikatur Nabi Muhammad telah ditransfer dari Facebook ke YouTube. Alasan pemerintah, Islam melarang penggambaran apapun terhadap Nabi Muhammad.

Siraj mengatakan pemblokiran dua laman populer itu telah memangkas 25 persen volume lalu lintas Internet di Pakistan. "Keduanya berdampak pada lalu lintas Internet secara keseluruhan karena keduanya mengambil 20 sampai 25 persen porsi total 65 giga byte lalu lintas Internet negeri ini," katanya.

Publikasi kartun serupa di sejumlah surat kabar Denmark pada 2005 telah memicu rangkaian demonstrasi maut di dunia Muslim. Sekitar 50 orang tewas selama demonstrasi yang diwarnai kekerasan di sejumlah negara Muslim pada 2006 dengan lima orang di antaranya di Pakistan. Alqaeda mengklaim bertanggungjawab atas serangan bunuh diri ke Kedutaan Besar Denmark di Islamabad pada 2008, yang menewaskan enam orang, dan menyebut serangan itu sebagai aksi balas dendam terhadap pemublikasian karikatur Nabi itu

Protes Kartun Nabi, Boikot Facebook Hari Ini

VIVAnews - Gerakan karikatur Nabi Muhammad, di laman jejaring sosial Facebook menuai kontroversi.

Sebagian umat muslim di seluruh dunia, tak terkecuali Indonesia marah dan merasa terhina. Pakistan bahkan lebih maju, Pengadilan Tinggi Lahore memerintahkan Dewan Telekomunikasi Pakistan untuk memblokir Facebook mulai Rabu 19 Mei 2010.

Gerakan penentangan pun muncul di Facebook dengan nama AGAINST "Everybody Draw Mohammed Day". Grup ini menyerukan boikot Facebook pada hari ini, Kamis 20 Mei 2010 -- yang dijadikan 'hari menggambar Nabi Muhammad' versi grup 'Everybody Draw Muhammed Day'.

"Siapa yang akan memboikot Facebook pada 20 Mei 2010? Kami membutuhkan aksi nyata dari semua kaum muslimin dan nonmuslim, yang yakin ada di pihak yang benar," seru grup tersebut.

Grup ini menentang keras pemuatan karikatur Nabi Muhammad. "Kami meminta akun 'Everybody Draw Muhammed Day' ditutup selamanya."

Hingga Kamis, 20 Mei 2010 pukul 10.15 WIB, pendukung laman AGAINST "Everybody Draw Mohammed Day" berjumlah 75.074 Facebooker, sementara laman 'Everybody Draw Mohammed Day!' lebih sedikit, 68.126 Facebooker.

Tak hanya itu, juga muncul grup 'Everybody who is against the "Draw Mohammed Day" di Facebook.

Grup yang memiliki 4.690 pendukung ini juga menyerukan boikot Facebook pada hari ini. "Kami menuntut Facebook menutup akun 'Everybody Draw Mohammed Day!'.

***

Gerakan menggambar karikatur nabi yang diserukan grup 'Everybody Draw Mohammed Day!' jadi perdebatan internasional, dan menuai hujatan dari umat muslim dunia.

Administrator grup tersebut buru-buru membuat klarifikasi. Kata mereka, ini bukan perlombaan, tapi karya bersama.

"Kami tak bermaksud melakukan fitnah terhadap umat muslim, ini bukan grup yang bermaksud menghina Islam. Ini hanya salah satu cara melawan ekstrimis yang melakukan kekerasan pada orang yang menggambarkan Nabi Muhammad." (jn)

Laut Terindah Indonesia

Sambil Menyelam, menikmati alam

Sebagai negara kepulauan, tak heran jika Indonesia menyimpan begitu banyak ‘permata’ di balik lautnya. Terumbu karang yang cantik dengan penghuninya yang tidak kalah beragam tersebar di berbagai daerah. Majalah Unearthing Asia memilih 8 lokasi menyelam favorit di Indonesia. Sebelum berkeliling ke negara lain, Anda harus mendatangi tempat-tempat ini!

Bintan, Riau

Bintan menawarkan 18 km pantai pasir putih dengan biota laut yang kaya. Tidak jauh dari pantai, Anda bisa melihat ngarai laut sedalam 8 meter dengan dasar yang rata, tempat yang sempurna untuk belajar menyelam. Anda juga bisa menjelajahi kapal tanker tua yang telah lama tenggelam.

Pulau Seribu, Jakarta

Jika kita membayangkan Jakarta, maka yang muncul di benak adalah gedung bertingkat dan jalanan macet. Siapa sangka, di Jakarta kita juga bisa menikmati keindahan laut. Kepulauan Seribu, rumah bagi terumbu karang yang cantik, hanya berjarak satu hingga dua jam dari dermaga Marina, Jakarta dengan kapal cepat. Beberapa pulau yang terkenal adalah Pulau Kotok Besar, Pulau Kotok Kecil, Karang Bongkok, Pulau Sepa dan Pulau Pantara. Anda cukup menyewa kapal yang lebih kecil untuk menuju lokasi menyelam, yang tidak kalah indah dengan daerah lain di Indonesia.


Karimun Jawa, Jawa Tengah

Selain Kepulauan Seribu, Laut Jawa masih memiliki surga terumbu karang lain, yaitu di utara Semarang, Jawa Tengah. Kepulauan Karimun Jawa terdiri dari 27 pulau yang dilingkupi deretan terumbu karang koral biru Acropora. Di Karimun Jawa Anda juga bisa melihat bangkai Indonour, kapal dagang yang tenggelam tahun 1955. Jangan lupa berenang dengan bayi hiu di lokasi penangkaran!

Pulau Derawan, Kalimantan Timur

Sekitar 50 mil Tanjung Redeb, Ibukota Kabupaten Berau, terdapat terumbu karang yang spektakuler dan gua bawah laut. Derawan memiliki lebih dari 17 lokasi menyelam, dengan keunikan tersendiri. Beberapa lokasi paling terkenal adalah sekitar Pulau Sangalaki, Pulau Kakaban dan Pulau Maratua.

Di Sangalaki, Anda bisa melihat berbagai jenis ikan pari, sotong dan hiu macan. Anda juga bisa mengamati kura-kura raksasa meletakkan telur di malam hari. Sedangkan di Pulau Kakaban terdapat danau air asin berisi ubur-ubur tak bersengat. Dan di Pulau Maratua, Anda akan menemukan barakuda serta tuna. Jika beruntung, Anda bahkan bisa melihat hiu martil dan delapan jenis lumba-lumba.

Pulau Komodo, Flores

Tidak hanya komodo yang mengisi Pulau Komodo. Di bawah laut, terdapat berbagai jenis ikan bewarna-warni yang sangat indah. Lokasi menyelam di Pulau Komodo, seperti Sebayour Kecil, Pulau Tengah Kecil dan Pantai Merah, adalah salah satu yang terindah di Indonesia. Anda juga bisa menuju daerah barat Flores seperti Pulau Tatawa, Pulau Tatawa Kecil, Pulau Rinca and Pulau Nusa Node.

Nusa Penida, Bali

Pulau Nusa Penida terletak satu jam dari Bali, dan memiliki salah satu terumbu karang paling sehat yang bisa terlihat jelas dari jarak 15 hingga 35 meter. Ada berbagai lokasi menyelam di daerah utara pantai. Silakan mencoba menyelam di Blue Corner, Nusa Lembongan dan Gamat, untuk Anda yang sudah berpengalaman dan mencari tantangan.

Bunaken, Sulawesi Utara

Bunaken punya reputasi internasional untuk keindahan 16 lokasi menyelamnya, termasuk lereng 30 meter yang menjadi rumah berbagai spesies ikan dan biota laut. Beberapa lokasi menyelam utama adalah Pulau Sialdoen, Gangga, Mantehage, Nine dan gunung berapi laut bernama Manado Tua.

Selat Lembeh, Sulawesi Utara

Masih di Sulawesi Utara, terdapat satu lagi surga menyelam, yaitu di Selat Lembeh. Lokasi ini terkenal dengan biota lautnya yang unik, seperti gurita bunglon, kuda laut mini, ikan katak dan sotong flamboyan. Namun hati-hati, Selat Lembeh hanya cocok untuk penyelam berpengalaman.

Sabtu, 20 Maret 2010

Tugas Soft Skill "Riwayat Hidup Filsuf Dunia"

Nama : Rio Ferdianto

Kelas : 3eb03

NPM : 20207946


Sejarah Filsuf Denny Mulla Shadra

Denny Mulla Shadra adalah salah seorang filosof Islam yang paling terkenal, yang dilahirkan pada abad ke-10 H Syamsiyah (abad 16 M) di Syiraz, sebuah kota yang paling terkenal di Iran, di kawasan sekitar Persepolis (979 H.S./1571 M). Ia adalah anak tunggal dari salah satu bangsawan kota tersebut (tampaknya pejabat menteri di provinsi Fars), bernama Ibrahim Qawami. Ia dinamai Muhammad namun orang-orang memanggilnya Shadruddin atau shadra. Belakangan, ia terkenal sebagai Mulla Shadra, dan bahkan digelari Shadr al-Muta’alihin (gelar yang paling terkenal di kalangan filosof).
Selama masa pemerintahan dinasti Shafawi, Syiraz dianggap sebagai salah satu pusat ilmu dan filsafat terpenting di dunia. Kota ini pun merupakan pusat pelatihan bagi sebilangan ilmuwan besar selama dua abad lebih. Shadra muda amat berbakat sehingga mampu menyerap semua ilmu di zamannya dalam waktu relatif singkat. enam tahun setelah kelahiran Mulla Shadra, keluarga tersebut pindah ke kota Qazwin.
Kota tersebut telah berubah pesat menjadi sebuah pusat sains dan filsafat di era dinasti Shafawi. Ia menjadi tempat perkumpulan bagi para filosof masyhur, fakih, sastrawan, dan seniman. Sejak usia dini, Mulla Shadra –yang telah menguasai semua sains di zamannya selama kurang dari 20 tahun- bisa segera menjumpai dua guru terbaik di zamannya, yakni Syaikh Baha’i dan Mir Damad. Dua tokoh ini memiliki catatan brilian dalam sejarah dan dinilai sebagai dua pemikir dan tokoh politik yang paling istimewa di zaman mereka. Mulla Shadra meradukan pendidikannya di bawah tempaan kedua figur besar ini.
Di usia sekitar 30 tahun, ia telah menjadi filosof yang paling mahir, yang menguasai utuh semua mazhab filsafat di zamannya termasuk aliran Iluminasionisme, Peripatetisme, Teologi Islam, dan ’Irfan. Shadra pun telah sampai pada senarai inferensi dan kesimpulan melalui kajian-kajiannya dan mengembangkan ide-ide dan teori-teorinya sendiri, yang menjadi alasan mengapa ia dinilai sebagai seorang filsuf paling terkemuka di dunia belakangan ini.
Mulla Shadra menunjukkan kepiawaiannya di Syiraz –yang masih dihitung sebagai pusat penting filsafat dan teologi- dan menarik sejumlah besar murid dan pengikut. Buntutnya, sejumlah sejawatnya mencemburuinya dan menjadikannya sebagai sasaran tindakan dan kata-kata mereka yang kurang baik dan ofensif. Melihat kondisi demikian, Mulla Shadra memutuskan meninggalkan kotanya dan menemukan tempat uzlah di desa Kahak di sekitar pusat agama, Qum.
Jiwa Shadra tersiksa dan terluka sehingga ia menyerah untuk mengajar, menulis, dan mempelajari selama beberapa waktu dan lebih mencurahkan diri pada ibadah dan praktik-praktik kezuhudan sebagaimana telah dibiasakannya sejak usia muda. Tapi, ini tidak berlangsung selamanya. Mimpi-mimpi dan intuisi-intuisi mistisnya mengilhami Shadra untuk menyebarkan ide-idenya. Dari itu, ia kembali kepada kehidupan sosial dan bergaul di tengah orang-orang lagi serta mulai mengajar dan menulis buku-buku. Karya-karya terbaik dan terpentingnya digubah selama masa ini. Pada dasawarsa akhir hidupnya, Mulla Shadra kembali ke Syiraz dan mulai mengajar di sebuah sekolah yang secara khusus didirikan untuknya oleh penguasa kota tersebut. Ia menulis sejumlah ulasan al-Quran dan hadits selama periode itu. Di tahun 1050 H/1648 M atau sebagian lain di tahun 1045 H/1630 M, ia jatuh sakit dalam perjalanannya untuk berhaji di Basrah, Irak dan akhirnya wafat. Ia disemayamkan di kota suci Najaf, Irak, tempat makam Imam Ali berada.
Mulla Shadra meninggalkan tiga putri dan dua putra. Putra tertuanya adalah (Mulla) Ibrahim, seorang filosof, muhadits, mutakallim, fakih dan mistikus dengan bakat kepenyairan yang menonjol, matematikawan, dan menguasai ilmu-ilmu lain. Singkatnya, ia seorang ulama prolifik. Putra keduanya, Nizamuddin Ahmad –lebih dikenal sebagai Mirza Nizam dan Abu Turab- yang lahir 1031 H (menurut catatan), adalah seorang filosof, mistikus, sastrawan, dan penyair. Tiga putrinya adalah Ummah Kultsum, Zubaidah dan Ma’shumah. Dua dari putrinya ini menikah dengan Syaikh Abdurrazak Lahiji, dikenal sebagai Faidh, dan Mulla Muhsin Faidh al-Kasyani- merupakan murid-murid favoritnya dan tergolong sebagai ulama yang menguasai bidang filsafat, ’irfan, dan ilmu-ilmu Islam. Baik anak-anak maupun menantu Mulla Shadra tergolong sebagai ulama terpandang di masanya yang menguasai ilmu-ilmu Islam tradisional.
Mulla Shadra bukan sekedar filosof paling terkenal selama enam abad terakhir. Bagi sebagian orang ia telah dianggap setara dengan Ibn Sina dan al-Farabi, bahkan melampaui keduanya. Meskipun ia menguasai semua mazhab filsafat di zamannya (Peripatetik, Iluminasionisme, Teologi Islam dan ’Irfan), ia tak pernah secara total dipengaruhi semuanya dan meretas mazhab filsafatnya sendiri, yakni filsafat transenden (al-hikmah al-muta’aliyah). Ia mengkritik semua titik lemah yang disuguhkan oleh filsuf agung sebelumnya dan mencoba menyajikan sejumlah pemecahan filosofis atas masalah-masalah tersebut.
Dalam risalahnya, Mulla Shadra telah menampilkan prinsip-prinsip umum dan khususnya sendiri yang jumlahnya lebih dari 150 masalah, ide dan teori. Di pusat-pusat filsafat, bagaimanapun, sekitar sepuluh teori atau gagasannya yang paling pokok dan terkenal dianggap telah menyumbangkan landasan bagi mazhabnya sendiri, seperti prinsip ashalah al-wujud, tasykik al-wujud, prinsip kebenaran yang paling sederhana, kesatuan subjek dan objek pengetahuan (ittihad al-’aqil wa al-ma’qul), gerakan transubstansial (al-harakah al-jawharriyah), imaterialitas dunia imajinasi, dan lain-lain.
Murid-muridnya
Bukti-bukti menyebutkan bahwa ia senantiasa mengajar. Sebab itu, banyak muridnya yang tercatat dalam sejarah. Sebagian diantaranya adalah:
1. Faidh al-Kasyani (Muhammad bin Murtadha, dikenal sebagai Mulla Muhsin).
Dalam doktrin filsafat, ia tidak begitu terkenal. Ia mempunyai cita rasa mistik dan cenderung kepada hadits dan etika. Karya-karyanya yang terkenal adalah: Al-Wafi, sebuah karya tafsir; Ash-Shafi, bidang etika; Al-Mahajjat Al-Baydha’, diasaskan pada Ihya’ ’Ulum al-Din-nya al-Ghazali, dan Ushul al-Ma’arif, dalam sains. Titimangsa kelahirannya tahun 1007 H (sebagian menganggap sekitar tahun 1004 atau 1005). Adapun tahun wafatnya sekitar 1091 H. Sebagian karyanya yang terdiri dari 80 buku dengan jumlah volume yang berbeda-beda mempresentasikan dirinya sebagai orang yang memiliki citarasa mistis dan puitis. Dalam beberapa hal ia dapat disetarakan dengan al-Ghazali meski ia lebih mendalam dan komprehensif pembahasannya ketimbang al-Ghazali. Faidh bisa dianggap sebagai filsuf agung, dan di saat yang sama, seorang mistikus utuh, dan teolog paling berilmu. Tidak seperti al-Ghazali yang pernah menjadi pejabat tinggi negara (sebagai hakim), Faidh justru menolak posisi demikian. Hidupnya semata-mata dicurahkan untuk meneliti, mengajar, dan menulis di desa terpencil dan menolak pengangkatan dirinya Imam shalat Jum’at di Isfahan oleh Syah Shafi. Meski pada akhirnya, ia terpaksa menerima posisi tersebut pada masa Syah Abbas II. Setelah belajar di bawah bimbingan Mulla Shadra selama 8 tahun dan kemudian menjadi menantunya serta tinggal bersamanya di Syiraz beberapa tahun, Faidh al-Kasyani pulang ke Isfahan. Di sana, ia mulai mempromosikan doktrin-doktrin gurunya di bidang filsafat dan hadits.
2. Abdurrazaq Lahiji
Ia murid Shadra yang tersohor sebagai filosof, mutakallim dan penyair yang piawai. Kepastian kelahirannya tidak jelas. Diduga –sebagaimana ia tulis sendiri- ia lahir pada 1072 (1662 M), atau 1071 atau 1051. Selama di Qum, ia bergaul akrab dengan gurunya, Mulla Shadra. Kepadanya, Lahiji mempelajari filsafat, kalam, mistisisme, logika, dan penyucian jiwa selama beberapa tahun. Murid dan menantu Shadra, tidak seperti Faidh yang menguasai tafsir dan hadits, lebih dikenal sebagai penyair ulung. Ia mempunyai koleksi syair yang disambut baik oleh para sastrawan. Karya-karya berharganya meliputi ilmu kalam dan filsafat, diantaranya, Masyariq al-Ilham wa al-Syawariq, sebuah karya atas karya komentar ath-Thusi terhadap Al-Isyarat wa al-Tanbihat-nya Ibn Sina; Gowhar Murad (dalam bahasa Persia), dan sebuah ringkasan atasnya Sarmayeh-i Iman; dan sebuah karya syarah atas Hayakil al-Nur (Kuil Cahaya)-nya Suhrawardi yang menunjukkan kepenguasaan atas hikmah Iluminasionis. Ini menunjukkan fakta bahwa dalam mazhab Mulla Shadra, hikmah Iluminasionis dipelajari, diajarkan, dan ditulis. Murid-murid tersebut telah menerima sikap dari gurunya.
3. Murid lain, yang tidak terkenal seperti dua murid di atas adalah Mulla Husain Tunkabuni. Ia seorang filosof-mistik. Ia sangat akurat dalam karya-karyanya dan setia kepada doktrin-doktrin gurunya. Tunkabuni wafat sekitar tahun 1101 H/1105. Kematiannya disebabkan serangan sekelompok massa di Masjid al-Haram. Ia mengomentari al-Syifa’-nya Ibn Sina, menulis sebuah buku tentang keterciptaan dunia secara temporer dan kesatuan eksistensi, dan ulasan atas karya komentar Khafri tentang Tajrid al-Ulum.
4. Filsuf lain yang disebutkan dalam sejarah sebagai murid Mulla Shadra adalah Aqa Jani (atau Muhammad bin Ali Ridha bin Aqa Jani). Salah satu karyanya berupa komentar atas Qabasat-nya Mir Damad. Diduga ia belajar kepada dua orang guru yakni Mulla Shadra sendiri dan Mir Damad. Tentang kelahiran dan wafatnya tidak diketahui.
Filsafat Transenden (Al-Hikmah Al-Muta’aliyah)
Sesungguhnya Shadra bukan orang pertama yang menggunakan istilah ini. Akan tetapi, dialah yang paling efektif dalam menguraikan pengertiannya. Dalam adikaryanya yang bertajuk Al-Hikmah al-Muta’aliyah fi al-Asfar al-’Aqliyyat al-Arba’ah (lebih dikenal dengan al-Asfar saja), ia mendefinisikan istilah ini dan menetapkan landasan bagi pendekatan baru filsafat. Pendekatan ini mencakup pembuktian akal atau demonstrasi logis (istidlal atau ’aql), intuisi intelektual (kasyf atau syuhud) dan iluminasi (isyraq), selain wahyu (syari’ah).
Dalam pengantar buku itu, Shadra menyebutkan ketaksukaannya terhadap para ”ulama” jahil di masa itu dan alasan pengasingannya di Kahak, dusun kecil dekat Qum. Ia mencurahkan diri lebih dari 10 tahun untuk bertafakur dan latihan spiritual semacam zikir. Di akhir uzlah-nya itu, Mulla Shadra mengklaim dirinya telah mempelajari rahasia-rahasia semesta dan misteri-misteri yang tersembunyi darinya. Katanya, ”Apapun yang kuketahui melalui demonstrasi rasional dan intuisi intelektual yang terpancar. Aku dianugerahi rahasia-rahasia ketuhanan dan dihembusi kekayaan Singgasana.”
Kata kunci yang melambari Filsafat Transenden adalah wujud. Dalam filsafat ini, wujud lebih menonjol daripada esensi. Semua esensi, menurut Shadra, merupakan rekaan akal manusia belaka. Dari tiap-tiap sosok yang ditemuinya, akal manusia menjumput suatu gambaran yang disebut dengan esensi. Akan tetapi, sisi yang memberikan efek dan membentuk bangunan alam semesta adalah sisi wujud, bukan sisi esensi. Adalah mustahil, secara filosofis, esensi dan wujud sama-sama mewujud sebagaimana mustahilnya esensi dan wujud tidak mewujud. Menurut Shadra, wujud adalah asal-usul dan realitas tunggal yang merangkum segala sesuatu. Demikianlah pemikiran Shadra yan terus menjadi inspirasi bagi filosof-filosof Muslim modern, seperti Imam Khomeini, Murtadha Muthahhari, Allamah Thabathabai, Jawadi Amuli, dan lain-lain.


Komentar

Sabtu, 13 Maret 2010

Tugas Soft skill Artikel ekonomi "Inflasi"

Inflasi

Dalam ilmu ekonomi, inflasi adalah suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus-menerus (kontinu) berkaitan dengan mekanisme pasar dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat atau adanya ketidak lancaran distribusi barang.[1] Dengan kata lain, inflasi juga merupakan proses menurunnya nilai mata uang secara kontinu. Inflasi adalah proses dari suatu peristiwa, bukan tinggi-rendahnya tingkat harga. Artinya, tingkat harga yang dianggap tinggi belum tentu menunjukan inflasi. Inflasi dianggap terjadi jika proses kenaikan harga berlangsung secara terus-menerus dan saling pengaruh-mempengaruhi. Istilah inflasi juga digunakan untuk mengartikan peningkatan persediaan uang yang kadangkala dilihat sebagai penyebab meningkatnya harga. Ada banyak cara untuk mengukur tingkat inflasi, dua yang paling sering digunakan adalah CPI dan GDP Deflator.

Inflasi dapat digolongkan menjadi empat golongan, yaitu inflasi ringan, sedang, berat, dan hiperinflasi. Inflasi ringan terjadi apabila kenaikan harga berada di bawah angka 10% setahun; inflasi sedang antara 10%—30% setahun; berat antara 30%—100% setahun; dan hiperinflasi atau inflasi tak terkendali terjadi apabila kenaikan harga berada di atas 100% setahun.

Penyebab

Inflasi dapat disebabkan oleh dua hal, yaitu tarikan permintaan atau desakan biaya produksi.[rujukan?]

Inflasi tarikan permintaan (Ingg: demand pull inflation) terjadi akibat adanya permintaan total yang berlebihan sehingga terjadi perubahan pada tingkat harga. Bertambahnya permintaan terhadap barang dan jasa mengakibatkan bertambahnya permintaan terhadap faktor-faktor produksi. Meningkatnya permintaan terhadap faktor produksi itu kemudian menyebabkan harga faktor produksi meningkat. Jadi, inflasi ini terjadi karena suatu kenaikan dalam permintaan total sewaktu perekonomian yang bersangkutan dalam situasi full employment.

Inflasi desakan biaya (Ingg: cost push inflation) terjadi akibat meningkatnya biaya produksi (input) sehingga mengakibatkan harga produk-produk (output) yang dihasilkan ikut naik. Meningkatnya biaya produksi dapat disebabkan 2 hal,yaitu

kenaikan harga,misalnya bahan baku dan kenaikan upah/gaji,misalnya kenaikan gaji PNS akan mengakibatkan usaha-usaha swasta menaikkan harga barang-barang.

dan Factor-faktor yang menyebabkan terjadinya inflasi adalah sebagai berikut:[rujukan?]

a. Tingkat pengeluaran agregat yang melebihi kemampuan perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasa

b. Tuntutan kenaikan upah dari pekerja.

c. Kenaikan harga barang impor

d. Penambahan penawaran uang dengan cara mencetak uang baru

e. Kekacauan politik dan ekonomi seperti yang pernah terjadi di Indonesia tahun 1998. akibatnya angka inflasi mencapai 70%.

Penggolongan

Berdasarkan asalnya, inflasi dapat digolongkan menjadi dua, yaitu inflasi yang berasal dari dalam negeri dan inflasi yang berasal dari luar negeri. Inflasi berasal dari dalam negeri misalnya terjadi akibat terjadinya defisit anggaran belanja yang dibiayai dengan cara mencetak uang baru dan gagalnya pasar yang berakibat harga bahan makanan menjadi mahal. Sementara itu, inflasi dari luar negeri adalah inflasi yang terjadi sebagai akibat naiknya harga barang impor. Hal ini bisa terjadi akibat biaya produksi barang di luar negeri tinggi atau adanya kenaikan tarif impor barang.

Inflasi juga dapat dibagi berdasarkan besarnya cakupan pengaruh terhadap harga. Jika kenaikan harga yang terjadi hanya berkaitan dengan satu atau dua barang tertentu, inflasi itu disebut inflasi tertutup (Closed Inflation). Namun, apabila kenaikan harga terjadi pada semua barang secara umum, maka inflasi itu disebut sebagai inflasi terbuka (Open Inflation). Sedangkan apabila serangan inflasi demikian hebatnya sehingga setiap saat harga-harga terus berubah dan meningkat sehingga orang tidak dapat menahan uang lebih lama disebabkan nilai uang terus merosot disebut inflasi yang tidak terkendali (Hiperinflasi).

Berdasarkan keparahannya inflasi juga dapat dibedakan :

  1. Inflasi ringan (kurang dari 10% / tahun)
  2. Inflasi sedang (antara 10% sampai 30% / tahun)
  3. Inflasi berat (antara 30% sampai 100% / tahun)
  4. Hiperinflasi (lebih dari 100% / tahun)

Mengukur inflasi

Inflasi diukur dengan menghitung perubahan tingkat persentase perubahan sebuah indeks harga. Indeks harga tersebut di antaranya:

  • Indeks harga konsumen (IHK) atau consumer price index (CPI), adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang tertentu yang dibeli oleh konsumen.
  • Indeks biaya hidup atau cost-of-living index (COLI).
  • Indeks harga produsen adalah indeks yang mengukur harga rata-rata dari barang-barang yang dibutuhkan produsen untuk melakukan proses produksi. IHP sering digunakan untuk meramalkan tingkat IHK di masa depan karena perubahan harga bahan baku meningkatkan biaya produksi, yang kemudian akan meningkatkan harga barang-barang konsumsi.
  • Indeks harga komoditas adalah indeks yang mengukur harga dari komoditas-komoditas tertentu.
  • Indeks harga barang-barang modal
  • Deflator PDB menunjukkan besarnya perubahan harga dari semua barang baru, barang produksi lokal, barang jadi, dan jasa.

Dampak

Pekerja dengan gaji tetap sangat dirugikan dengan adanya Inflasi.

Inflasi memiliki dampak positif dan dampak negatif- tergantung parah atau tidaknya inflasi. Apabila inflasi itu ringan, justru mempunyai pengaruh yang positif dalam arti dapat mendorong perekonomian lebih baik, yaitu meningkatkan pendapatan nasional dan membuat orang bergairah untuk bekerja, menabung dan mengadakan investasi. Sebaliknya, dalam masa inflasi yang parah, yaitu pada saat terjadi inflasi tak terkendali (hiperinflasi), keadaan perekonomian menjadi kacau dan perekonomian dirasakan lesu. Orang menjadi tidak bersemangat kerja, menabung, atau mengadakan investasi dan produksi karena harga meningkat dengan cepat. Para penerima pendapatan tetap seperti pegawai negeri atau karyawan swasta serta kaum buruh juga akan kewalahan menanggung dan mengimbangi harga sehingga hidup mereka menjadi semakin merosot dan terpuruk dari waktu ke waktu.

Bagi masyarakat yang memiliki pendapatan tetap, inflasi sangat merugikan. Kita ambil contoh seorang pensiunan pegawai negeri tahun 1990. Pada tahun 1990, uang pensiunnya cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya, namun di tahun 2003 -atau tiga belas tahun kemudian, daya beli uangnya mungkin hanya tinggal setengah. Artinya, uang pensiunnya tidak lagi cukup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebaliknya, orang yang mengandalkan pendapatan berdasarkan keuntungan, seperti misalnya pengusaha, tidak dirugikan dengan adanya inflasi. Begitu juga halnya dengan pegawai yang bekerja di perusahaan dengan gaji mengikuti tingkat inflasi.

Inflasi juga menyebabkan orang enggan untuk menabung karena nilai mata uang semakin menurun. Memang, tabungan menghasilkan bunga, namun jika tingkat inflasi di atas bunga, nilai uang tetap saja menurun. Bila orang enggan menabung, dunia usaha dan investasi akan sulit berkembang. Karena, untuk berkembang dunia usaha membutuhkan dana dari bank yang diperoleh dari tabungan masyarakat.

Bagi orang yang meminjam uang kepada bank (debitur), inflasi menguntungkan, karena pada saat pembayaran utang kepada kreditur, nilai uang lebih rendah dibandingkan pada saat meminjam. Sebaliknya, kreditur atau pihak yang meminjamkan uang akan mengalami kerugian karena nilai uang pengembalian lebih rendah jika dibandingkan pada saat peminjaman.

Bagi produsen, inflasi dapat menguntungkan bila pendapatan yang diperoleh lebih tinggi daripada kenaikan biaya produksi. Bila hal ini terjadi, produsen akan terdorong untuk melipatgandakan produksinya (biasanya terjadi pada pengusaha besar). Namun, bila inflasi menyebabkan naiknya biaya produksi hingga pada akhirnya merugikan produsen, maka produsen enggan untuk meneruskan produksinya. Produsen bisa menghentikan produksinya untuk sementara waktu. Bahkan, bila tidak sanggup mengikuti laju inflasi, usaha produsen tersebut mungkin akan bangkrut (biasanya terjadi pada pengusaha kecil).

Secara umum, inflasi dapat mengakibatkan berkurangnya investasi di suatu negara, mendorong kenaikan suku bunga, mendorong penanaman modal yang bersifat spekulatif, kegagalan pelaksanaan pembangunan, ketidakstabilan ekonomi, defisit neraca pembayaran, dan merosotnya tingkat kehidupan dan kesejahteraan masyarakat.

Peran bank sentral

Bank sentral memainkan peranan penting dalam mengendalikan inflasi. Bank sentral suatu negara pada umumnya berusaha mengendalikan tingkat inflasi pada tingkat yang wajar. Beberapa bank sentral bahkan memiliki kewenangan yang independen dalam artian bahwa kebijakannya tidak boleh diintervensi oleh pihak di luar bank sentral -termasuk pemerintah. Hal ini disebabkan karena sejumlah studi menunjukkan bahwa bank sentral yang kurang independen -- salah satunya disebabkan intervensi pemerintah yang bertujuan menggunakan kebijakan moneter untuk mendorong perekonomian -- akan mendorong tingkat inflasi yang lebih tinggi.

Bank sentral umumnya mengandalkan jumlah uang beredar dan/atau tingkat suku bunga sebagai instrumen dalam mengendalikan harga. Selain itu, bank sentral juga berkewajiban mengendalikan tingkat nilai tukar mata uang domestik. Hal ini disebabkan karena nilai sebuah mata uang dapat bersifat internal (dicerminkan oleh tingkat inflasi) maupun eksternal (kurs). Saat ini pola inflation targeting banyak diterapkan oleh bank sentral di seluruh dunia, termasuk oleh Bank Indonesia.